Menakar Cinta

Ketika kita bilang, ada orang yang tidak peduli dengan negeri ini, bisa jadi kita yang menilai terlalu cepat.

Setiap orang berjuang dengan caranya.

Ada yang turun ke jalan, berpeluh memperjuangkan perubahan.

Ada yang bekerja dengan giat sampai malam, mendorong korporasi untuk tumbuh demi kemajuan ekonomi negara.

Ada yang menjadi abdi negara, kemudian berupaya mengubah semuanya dari resiliennya kultur lembaga.

Ada juga yang kelihatannya tidak bersuara, tapi doa tulus benar-benar dimunajatkan ketika berdoa.

Semua berjuang dengan caranya, dengan wujud cintanya masing-masing. Kita saja yang terlalu cepat menakarnya, meromantisasi itu semua.

Semoga bumi pertiwi (ya, bumi pertiwi), selalu dilindungi oleh Tuhan seru sekalian alam.

Aamiin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.